Sambal Uyek-uyek, Sambal Khas dari Kabupaten Kendal

Indonesia merupakan negerinya sambal. Ada banyak sekali jenis-jenis sambal di sini karena memang penduduk Indonesia sangat menyukai sambal. Acara makan akan terasa semakin nikmat dengan adanya sambal yang menemani. Sensasi rasa pedas yang ditimbulkannya seakan menjadi penyempurna dari rasa hidangan yang tengah disantap. Nafsu makan Anda pun kian meningkat. Bahkan kini Anda sanggup menghabiskan hidangan sendirian.

Indonesia mempunyai banyak ragam sambal. Misalnya sambal matah, sambal dabu-dabu, sambal petai, sambal tomat, sambal bawang, sambal cibiuk, sambal kacang, sambal kecap, serta sambal mangga muda. Dan yang menjadi juaranya tentu saja adalah sambal terasi alias sambal belacan. Ternyata masih ada kok jenis sambal lain yang memang kurang begitu populer tetapi begitu disukai oleh masyarakat Kabupaten Kendal khususnya yaitu sambal uyek-uyek.

Sambal uyek-uyek pada dasarnya merupakan sambal yang diulek. Kata uyek-uyek berasal dari kata ulek-ulek yaitu ditumbuk menggunakan cobek. Sambal ini begitu khas dan berbeda dari sambal yang terkenal lainnya. Salah satu ciri khasnya adalah semua bahan yang digunakan di dalam sambal ini harus dalam keadaan mentah. Tidak boleh ada satu pun bahan yang digoreng atau direbus terlebih dahulu. Inilah yang membuat rasa sambal uyek-uyek begitu segar.

sambal-uyek-uyek-kendal.jpg

Lantas, bagaimanakah proses pembuatan sambal uyek-uyek ini? Kami akan berikan resepnya sebagai berikut!

Bahan-bahan :

  • 30 buah cabai rawit hijau
  • 2 siung bawang putih
  • 1 butir bawang merah
  • Garam sejumput
  • Vetsin secukupnya

Cara membuat :

  1. Siapkan cabai rawit yang berwarna hijau. Yap, sambal uyek-uyek yang khas hanya menggunakan cabai rawit hijau saja. Cabai ini dipilih karena kesegaran rasanya dan pedasnya pun tidak membuat sakit perut.
  2. Siapkan pula bawang putih dan bawang merah. Bawang putih merupakan bahan wajib yang harus ada di sambal uyek-uyek. Rasa dari bawang putih ini yang nantinya akan mendominasi bersama cabai. Sedangkan bawang merah sekadar pelengkap untuk menambah kesegaran. Jika kurang suka, Anda boleh tidak memakai bawang merah.
  3. Masukkan cabai rawit hijau, bawang putih, dan bawang merah ke dalam cobek. Lalu tambahkan sejumput garam dan vetsin secukupnya. Barulah kemudian bahan-bahan ini ditumbuk. Tapi ingat ya. Jangan menumbuknya sampai halus. Justru yang khas dari sambal uyek-uyek adalah tumbukannya masih kasar.

Sambal uyek-uyek buatan Anda pun siap dihidangkan. Masyarakat di Kabupaten Kendal biasanya menikmati sambal uyek-uyek pada waktu makan siang. Paling khas sih Anda bisa memakannya bersama ikan pindang (ikan kukus) yang digoreng dan sayur bening. Tentu akan terasa lebih lezat bila Anda memakannya dengan nasi hangat. Sungguh menu makanan sederhana dengan cita rasa yang mampu menandingi hidangan di restoran. Selamat makan!