Pengalaman Pribadi Nih, Cara Kirim Paket Melalui JNE Express!

Indonesia termasuk salah satu negara yang mempunyai jumlah pengguna internet terbanyak di dunia. Bahkan pengguna internet di Indonesia terus mengalami peningkatan di setiap tahun. Kondisi ini tentu tak disia-siakan oleh para pelaku bisnis untuk mengambil keuntungan dari iklim tersebut. Salah satunya dengan melakukan transaksi jual beli secara online. Anda kini bisa berjualan secara online di Indonesia. Nantinya barang Anda dapat dikirimkan memakai jasa ekspedisi. Misalnya ialah JNE Express.

JNE Express menjadi salah satu jasa ekspedisi terbesar di Indonesia dengan jaringan yang luas sekali. Hal ini dapat dilihat dari begitu banyaknya kantor cabang JNE Express yang ada di berbagai wilayah, bahkan sampai di pelosok negeri ini. Dengan jaringan luas yang dimilikinya, JNE Express sanggup memberikan pelayanan yang memuaskan bagi para pelanggan. Kami sarankan Anda pakailah JNE Express ini untuk mengirimkan paket Anda karena memang kualitas layanannya bagus sekali.

Sebenarnya untuk mengirimkan paket menggunakan jasa dari JNE Express  ini mudah sekali loh. Tetapi khusus bagi Anda yang baru pertama kali melakukannya, Anda mungkin akan sedikit merasa bingung untuk memulainya. Bagaimana sih caranya mengirimkan paket melalui JNE Express? Begitulah kira-kira pertanyaan yang ada di dalam benak Anda. Berhubung kami sendiri sudah berkali-kali melakukannnya sampai benar-benar hafal alurnya, maka kami akan berbagai pengalaman dengan Anda.

Pastikan Paket Anda Memenuhi Aturan

Sebelumnya Anda harus memastikan terlebih dahulu bahwa barang yang ingin Anda kirim menggunakan JNE Express memang telah memenuhi aturan dan tidak melanggar ketentuannya. Pada dasarnya, semua barang ilegal, berbahaya, dan dilarang oleh Pemerintah Indonesia tidak bisa Anda kirimkan memakai JNE Express ini. Contohnya seperti obat-obatan terlarang, minuman beralkohol, atau hewan yang dilindungi. Informasi lebih lanjut bisa Anda ketahui dari laman resmi JNE Express.

Lakukan Pengemasan Paket dengan Baik

Barang Anda harus dibungkus dalam kemasan paket yang rapi. Kami sendiri biasanya akan membungkus barang tersebut menggunakan bubble wrap terlebih dahulu untuk memastikannya tetap aman selama di dalam perjalanan. Kemudian barang yang telah dibungkus dengan bubble wrap ini dimasukkan ke dalam kardus. Usahakan ukuran kardusnya pas. Kalau masih ada jeda di samping kanan, kiri, atas, atau bawah, sebaiknya Anda sumpal memakai bola-bola kertas. Terakhir adalah memasukkan kardus ini ke dalam kantung plastik/kresek untuk melindunginya dari air. Disarankan memasang fragile tape pada bagian luar paket Anda.

Lampirkan Alamat Pengirim dan Penerima

Jangan lupa untuk melampirkan secarik kertas yang berisi informasi tentang pengirim dan alamat tujuan paket tersebut. Tidak masalah apakah Anda menulis informasi ini dengan pulpen tangan atau mencetak di printer, asalkan tulisannya harus mudah terbaca berupa alamat yang jelas. Sebaiknya untuk alamat tujuannya dilengkapi dengan nama desa/kelurahan, kecamatan, kabupaten/kota, dan kodepos yang tepat. Pasanglah kertas berisi informasi alamat ini di bagian atas paket. Lalu tutup menggunakan selotip transparan agar terhindar dari air.

Tulis Keterangan Secara Padat dan Jelas

Kalau ada keterangan yang ingin Anda tambahkan pada paket tersebut, silakan saja pasang di samping kertas alamat di atas. Misalnya informasi mengenai isi barang, jumlah, petunjuk untuk kurir, atau yang lainnya. Sama seperti sebelumnya, teks pada keterangan tambahan ini harus gampang terbaca dan juga berisi informasi yang pada, jelas, dan tidak bertele-tele. Silakan pasang kertas berisi informasi ini pada bagian atas paket. Lalu tutup menggunakan selotip bening untuk melindunginya.

Timbang Paket Anda dan Cek Ongkirnya

Setelah selesai mengemas paket Anda, sebaiknya jangan langsung pergi ke counter JNE Express dahulu ya. Walaupun tidak harus dilakukan, tetapi alangkah baiknya kalau Anda mengecek terlebih dulu berapa berat paket tersebut untuk mengetahui ongkos kirim yang harus dibayarkan nanti. Pengamasan yang baik yaitu tidak boros ongkos kirim, di samping aman tentunya. Maksud boros ongkir yaitu pengemasan Anda tidak efektif sehingga membuat beban barang semakin berat.

Ingat, JNE Express memberlakukan sistem ongkir salah satunya berdasarkan berat paket. Kabar baiknya nih, berat paket 1 kg tidak cuma 1000 gram saja loh, melainkan ada tambahan free lagi yaitu 200 gram. Jadi kalau Anda mengirimkan paket seberat 1200 gram, maa Anda cukup membayar ongkir 1 kg saja. Tapi jika berat paket tersebut sudah mencapai 1300 gram, maka tarifnya sudah terhitung 2 kg. Demikian seterusnya berlaku kelipatannya. Dengan mengetahui berat paket secara riil, Anda bisa menghemat tarif ongkos kirimnya.

Datang ke Counter JNE Express Terdekat

Setelah paket Anda sudah dikemas dengan baik, silakan langsung datang ke counter JNE Express yang paling dekat dengan tempat tinggal Anda. Beberapa counter JNE Express juga menyediakan fasilitas pick up alias penjemputan paket di rumah Anda ya. Silakan nanti Anda bisa bertanya tentang fasilitas ini di counter JNE Express tersebut. Setibanya di lokasi, sampaikan maksud kedatangan Anda ke petugas bahwa Anda ingin mengirimkan paket. Lantas petugas pun akan mengecek paket Anda, menimbangnya, memeriksa ongkos kirim, dan lain-lain.

Bayar Ongkos Kirim dan Ambil Bukti Kirim

JNE Express mempunyai tiga pilihan layanan yaitu OKE (Ongkos Kirim Ekonomis), REG (Reguler), dan YES (Yakin Esok Sampai). Layanan OKE memiliki tarif paling murah, namun konsekuensinya durasi waktu pengirimannya akan lebih lama. Sedangkan YES merupakan layanan yang paling mahal dengan durasi waktu pengiriman sekitar 1-2 hari saja. Silakan Anda pilih sesuai dengan kebutuhan dan permintaan dari pembeli. Kemudian Anda bayarkan ongkos kirim ke petugasnya. Setelah lunas, petugas akan memberi Anda secarik kertas berisi nomor resi beserta informasi tentang pengirim dan penerima paket. Sampai di sini, Anda sudah berhasil mengirimkan paket melalui JNE Express.