Menikmati Sunset Dinner ala Bounty Cruise di Bali

Menikmati keindahan Pulau Bali memang tidak cukup hanya dalam waktu satu atau dua minggu, bahkan satu atau tiga bulan. Dari hari ke hari kita menelusuri jengkal tanah Bali semakin dalam pula yang akan kita rasakan. Betapa agungnya mana keindahan pulau yang mendapat sebutan sebagai Pulau Dewata ini.

Bagi yang berkantong tebal, sempatkan Anda untuk menikmati eksotiknya petualangan kapal pesiar di Benoa. Anda tinggal memilih kapal pesiar yang tersedia. Salah satunya adalah Bounty Cruise. Sore itu, Bounty Cruise akan membawa penumpangnya untuk menikmati sunset dinner cruise yaitu sebuah paket wisata yang dikemas oleh Bounty Group. Dengan biaya sekitar USD 50 per kepala, para penumpang yang berjumlah 98 orang akan mengelilingi perairan di sekitar selat Badung selama kurang lebih 3 jam.

sunset-dinner-bounty-cruise.jpg

Saat Bounty mulai bergerak, alunan musik akustik menyemarakkan suasana sunset dinner cruise dengan warna musik khas islanders. Suara merdu dari vokalis yang sekaligus memainkan gitar menyanyikan lagu berirama latin disco mengiringi terbenamnya matahari di Pulau Sejuta Pura ini.

Tepat pukul 19.00 WITA, hidangan makan malam ala Bounty Cruise mulai disantap. Para penumpang dibebaskan untuk menikmati makan malam di deck manapun yang disukainya. Di upper deck juga digelar tarian kebyar khas Bali yang disusul oleh pertunjukan sulap dan modern dance. Sedangkan di deck bawah diputar alunan musik techno bagi yang ingin berjingkrak-jingkrak.

Senja berganti sore. Sore pun bergeser ke suasana malam yang romantis. Langit bersih yang menyelimuti Pulau Bali dan perairan di sekitarnya pun ditaburi dengan hiasan jutaan bintang bak lampion yang mengitari bulan yang hampir purnama penuh. Para penumpang menyebar di semua deck Bounty Cruise yang cantik membelah Selat Badung dan menciptakan buih putih kekuningan diterpa sinar bulan. Para musisi tak henti-hentinya menyanyikan lagu-lagu romantis.

Tepat pukul 21.00 WITA, Bounty Cruise sudah kembali merapat di dermaga Pelabuhan Benoa. Saat kapal pesiar ini benar-benar berhenti dan ditambatkan, para penumpang mulai turun menuju ruangan semacam pendopo atau di Bali disebut sebagai wantilan. Sunset dinner ala Bounty Cruise pun telah usai. Para penumpang terlihat sangat bahagia menikmati senja bersama kapal pesiar ini.