Enam Tips agar Tidak Mabuk Laut di Kapal

Bagaimana tips agar tidak mabuk laut di kapal? Orang-orang yang tak biasa naik kapal biasanya akan mengalami mabuk laut. Faktanya mabuk laut tidak hanya terjadi pada para penumpang kapal jarak jauh. Anda pun bisa merasa pusing dan mual saat menaiki kapal feri antara Jawa ke Bali atau Jawa ke Sumatera. Apalagi jika kapal yang Anda naiki tidak terlalu besar serta kondisi cuaca sedang buruk sehingga ombaknya cukup tinggi.

Siapa pun orangnya pasti tidak mau mengalami mabuk laut. Pasalnya mabuk laut seketika akan membuat mood menjadi buruk. Anda yang semula sudah membayangkan suasana liburan yang sangat menyenangkan ditambah pengalaman baru naik kapal feri tiba-tiba merasa tidak karuan. Bahkan untuk sekadar menikmati indahnya pemandangan laut saja Anda tak sanggup. Sebaiknya Anda mengantisipasinya sejak dari rumah.

agar-tidak-mabuk-laut.jpg

Ada hal-hal yang dapat Anda lakukan supaya terhindari dari mabuk laut, antara lain :

  1. Makan Besar Terlebih Dahulu

Anda harus makan sampai kenyang terlebih dahulu sebelum naik ke atas kapal. Jarak waktunya sekitar 30-45 menit sebelum keberangkatan kapal. Tujuannya agar Anda terhindar dari masuk angin yang menjadi penyebab utama mabuk laut. Apabila Anda membiarkan kondisi perut kosong, maka Anda dengan mudah akan terkena masuk angin mengingat tekanan angin di tengah lautan nanti sangat tinggi. Anda juga disarankan untuk tetap mengemil ketika sudah berada di kapal.

  1. Minum Obat Anti Mabuk Perjalanan

Sekarang sudah banyak obat yang diformulasikan khusus untuk mencegah Anda menderita mabuk perjalanan. Silakan Anda bisa membeli obat yang paling cocok. Obat ini harus diminum setidaknya 15 menit sebelum keberangkatan kapal. Kemudian Anda bisa naik ke kapal dengan santai dan memilih tempat duduk yang paling nyaman. Biarkan tubuh Anda beradaptasi terlebih dahulu dengan kondisi dan suasana di atas kapal. Jangan langsung berjalan-jalan!

  1. Jangan Biarkan Anda Bosan

Jangan sampai Anda mengalami kebosanan saat berada di atas kapal karena hal ini bisa memicu terjadinya mabuk laut. Jika Anda sudah mulai agak jenuh, cobalah berjalan-jalan sebentar menikmati kapal tersebut seutuhnya. Anda bisa pergi ke tempat yang aman seperti dek luar yang berada di bagian belakang dan atas kapal. Anda juga bisa membeli jajanan di warung dan mengobrol bersama penumpang lainnya. Hindari area sekitar mesin yang biasanya mengeluarkan aroma bahan bakar yang menyengat.

  1. Mencari Media Hiburan Sendiri

Kebanyakan kapal saat ini sudah dilengkapi dengan media hiburan seperti alunan musik dan siaran televisi. Namun biasanya kita tidak bisa menikmati hiburan tersebut karena tidak sesuai dengan selera. Solusinya adalah Anda gunakan saja smartphone yang Anda bawa sebagai media hiburan di kala naik kapal. Anda bebas mau mendengarkan lagu, menonton film, bermain game, atau berselancar di internet. Cegah diri Anda dari suasana yang suntuk.

  1. Menikmati Indahnya Pemandangan Alam

Setelah merasa yakin tubuh Anda sudah bisa menyesuaikan diri dengan kondisi kapal, kini tiba saatnya Anda untuk berjalan-jalan di luar. Silakan Anda nikmati pemandangan alam yang ada. Luasnya laut berwarna biru, cerahnya langit yang tak berujung, atau pulau-pulau kecil yang berada nun jauh di sana. Jika beruntung, Anda juga bisa melihat burung laut beterbangan serta ikan-ikan berenang bebas. Nikmati pemandangan yang tersaji dan abadikan dengan kamera ponsel Anda.

  1. Jauhi Tempat-tempat yang Berbau

Sumber mabuk laut selain angin adalah tempat yang berbau menyengat. Anda harus menghindari tempat-tempat tersebut kalau ingin tidak mabuk laut. Kalau bisa jaga jarak sejauh-jauhnya. Area di sekitar mesin menjadi keharusan sebab di sini ada bau solar yang sangat tidak enak. Hindari pula tempat berkumpulnya orang-orang yang sedang merokok, tempat penyimpanan ikan, orang-orang yang sedang mabuk laut, dan sebagainya. Di sini yang penting Anda selamat dan tidak merugikan orang lain.