Cara Mencari Kerang di Pantai dengan Mudah

Siapa nih yang mau pergi berwisata ke pantai? Pantai memang merupakan tempat wisata yang sangat menyenangkan. Di sini kita bisa bermain air dan pasir sepuas hati serta berenang menyusuri panorama laut. Di beberapa objek wisata pantai bahkan tersedia alat bermain yang dapat kita manfaatkan untuk menambah keseruan berwisata di sini. Selain itu, kita pun bisa memancing di tepi pantai atau berburu kelomang. Aktivitas lainnya yaitu mencari kerang-kerang laut.

Ya, kita memang bisa mendapatkan kerang di pantai. Dari lautan lepas, kerang-kerang ini biasanya akan naik ke pinggir pantai pada waktu-waktu tertentu. Jenis kerangnya sendiri beraneka ragam tergantung spesies kerang yang banyak hidup di lokasi pantai tersebut. Kami sendiri pernah mendapatkan kerang dara, kerang hijau, sampai kerang remis hanya dengan memungutinya saja. Lumayan banget kan? Kita bisa memperoleh kerang-kerang ini secara gratis. Sesampai di rumah, tentu Anda bisa memasaknya.

cara-mencari-kerang-di-pantai.jpg

Walaupun cara menangkap kerang itu gampang sekali, tetapi proses mencarinya yang lumayan susah.

Ketahui Habitat Alami Kerang

Kalau Anda mengetahui habitat alami kerang, maka Anda dapat mencarinya dengan mudah. Setiap jenis kerang diketahui tinggal di tempat yang berbeda-beda. Misalnya kerang dara lebih suka berada di pantai yang berlumpur. Kerang hijau senang menempel di benda-benda apapun yang ada di laut. Tidak hanya batu karang saja, bahkan bambu atau beton dermaga pun kerap ditempeli kerang jenis ini. Sedangkan kerang remis dan kerang tahu paling suka menguburkan dirinya di dalam pasir. Berbeda lagi dengan kerang serimping yang senang berenang bebas di lautan.

Pergilah ke Pantai yang Jernih

Mencari kerang jauh lebih mudah apabila Anda melakukannya di pantai yang mempunyai air laut jernih. Selain karena kondisi pantai tersebut yang belum tercemar sehingga populasi kerang di sana pasti ada banyak, Anda pun dimudahkan dengan kondisi air yang jernih. Jernihnya air laut tersebut membuat Anda dapat melihat kondisi di dalamnya dengan lebih jelas. Biasanya saat air laut sedang jernih, kerang-kerang dan juga kelomang nampak mondar-mandir berseliweran di dasar laut. Sehingga Anda bisa menangkapnya dengan lebih gampang.

Carilah Ketika Musim Penghujan

Waktu yang paling baik pergi ke pantai untuk berburu kerang yaitu pada musim penghujan. Apalagi saat di tengah-tengah laut sedang terjadi hujan deras, kami jamin Anda bisa memperoleh sekantung penuh kerang laut. Mengapa? Saat musim penghujan, gelombang air di laut umumnya menjadi sangat tinggi. Air laut terombang-ambing. Dampaknya juga terasa sampai ke bagian dasar. Suasana laut menjadi tidak nyaman ditinggali. Sehingga beberapa biota laut, termasuk kerang, memilih mengungsi ke tepi pantai yang kondisinya lebih tenang. Bahkan di musim-musim tertentu, Anda bisa melihat tumpukan kerang dara yang masih hidup terhampar begitu saja di pinggir pantai loh.

Telusuri Pantai yang Tersembunyi

Pantai yang ramai dan penuh sesak oleh orang tentu saja dihindari oleh kerang. Kerang-kerang ini sudah tahu kalau manusia pun salah satu predator berbahaya bagi mereka. Kalau pun ada kerang di sana, Anda pasti sudah didahului oleh orang lain yang berebut mengambilnya. Jadi bila tujuan Anda ke pantai yaitu mencari kerang, maka Anda harus segera pergi menuju ke bagian pantai yang tersembunyi dan sepi oleh pengunjung. Pergilah ke tempat yang masih asri, banyak terdapat karang, atau banyak pepohonan yang tumbuh di sana. Anda bisa menemukan kerang di sini.

Galilah Pasir di Pinggir Pantai

Sebagian besar spesies kerang senang menguburkan dirinya di dalam pasir. Sementar untuk tiram paling suka menempelkan dirinya di bebatuan karang. Jadi kalau Anda ingin mencari kerang di pantai, kami sarankan bawalah sekop atau cetok kecil dari rumah. Dengan membawa alat-alat ini, Anda bisa menggali pasir di tepi pantai lebih mudah dibandingkan memakai tangan kosong. Tapi jangan lupa untuk meminta izin ke petugas penjaga pantainya terlebih dahulu ya. Di dalam pasir ini biasanya terkubur aneka ragam kerang.