Cara Membuat Steak Daging Sapi Rumahan

Bagaimana cara membuat steak daging sapi rumahan ya? Sebagai salah satu makanan yang paling populer di dunia, sudah pasti steak disukai oleh semua orang. Olahan daging sapi panggang ini memang memiliki cita rasa khas yang enak sekali. Berpadu dengan sausnya yang kaya rasa membuat steak kian menggugah selera. Dagingnya yang gurih dengan tekstur lembut ditambah bumbu yang begitu sedap sukses membuat banyak orang ketagihan memakan steak.

Jangan heran kalau harga steak daging sapi rata-rata terbilang mahal. Bahkan harga tersebut akan naik berkali-kali lipat jika disajikan oleh restoran berbintang dan dimasak koki ternama. Silakan bila Anda sekali-kali ingin mencicipi menu steak daging sapi di restoran yang terkenal. Setidaknya dari hidangan tersebut Anda bisa mengetahui rasa steak daging sapi yang lezat itu seperti apa. Kemudian Anda bisa mencoba membuatnya sendiri di rumah.

steak-daging-sapi-rumahan.jpg

Kami mempunyai sejumlah tips yang berguna bagi Anda yang ingin memasak steak daging sapi.

Tips 1. Beli Daging Sapi Impor

Bukan bermaksud untuk tidak cinta produk dalam negeri, tetapi faktanya rasa daging sapi impor lebih lezat dibandingkan dengan daging sapi lokal. Teksturnya pun lebih empuk dan tidak terlalu alot seperti halnya daging sapi lokal. Selain itu, daging sapi impor biasanya sudah dipotong per bagian dengan benar. Tidak seperti daging sapi lokal yang pemotongan bagiannya masih banyak yang asal-asalan. Jadi kami sarankan pakailah daging sapi impor untuk membuat steak.

Tips 2. Potong dengan Benar

Bagian daging sapi yang paling terkenal untuk dijadikan steak adalah tenderloin dan sirloin. Namun ada lagi satu bagian yang rasanya lebih lezat daripada kedua bagian itu yakni ribs eye. Ketiganya merupakan bagian yang paling tepat untuk diolah menjadi steak. Usahakan ketebalan daging sapi tersebut berkisar antara 2-4 cm. Jangan memotong daging terlalu tipis sebab akan cepat matang. Sedangkan bila potongan daging terlalu tebal, matangnya tidak bisa merata kalau tidak memakai oven khusus.

Tips 3. Empukkan Memakai Nanas

Seperti yang sudah kami sebutkan di atas, daging sapi impor pada dasarnya sudah empuk. Jadi Anda bisa melewati langkah ini. Namun bila Anda menggunakan daging sapi lokal, Anda perlu mengempukkannya terlebih dahulu. Caranya adalah rendam daging sapi tersebut di jus buah nanas selama 30 menit. Alternatif lainnya Anda bisa membungkus daging sapi di daun pepaya rebus selama 30 menit pula. Setelah itu, cuci daging sapi tadi sampai bersih sebelum diberi bumbu.

Tips 4. Bumbui Sesuai Selera

Orang-orang barat biasanya menggunakan bumbu seminimal mungkin dalam memasak steak. Tujuannya supaya rasa daging sapinya masih murni/asli dan tidak hilang karena tertutupi bumbu. Mereka umumnya hanya menggunakan bumbu berupa garam, merica, dan minyak zaitun. Tetapi untuk orang Asia kebanyakan, rasa tersebut masih terlalu hambar. Tidak ada salahnya bila Anda menambahkan bumbu seperti kecap dan bawang putih untuk memperkuat cita rasanya.

Tips 5. Tusuklah Daging Sapi

Supaya bumbu marinasi cepat meresap ke dalam, Anda menusuk daging sapi menggunakan garpu. Tusuklah secara acak di seluruh permukaan daging. Kemudian taburkan bumbu tepat di atasnya. Kalau ingin bumbunya semakin meresap Anda bisa mendiamkannya selama 30 menit di lemari es. Balikkan posisi daging sapi setiap 15 menit agar bumbu merata sempurna. Hindari merendam daging sapi di bumbu sampai semalaman sebab dapat merusak rasanya.

Tips 6. Panggang di Wajan Besi

Rahasia membuat daging sapi yang matangnya merata terletak pada wajan yang digunakan. Direkomendasikan memakai wajan besi yang cukup tebal agar panasnya bisa merata. Tambahkan sedikit minyak kelapa atau mentega di atas wajan tersebut. Lalu tunggu sejenak sampai kondisi wajannya sudah cukup panas. Barulah kemudian Anda bisa memasukkan potongan daging sapinya. Usahakan untuk tidak memakai wajan teflon karena steak yang dihasilkan sulit matang merata.

Tips 7. Tentukan Tingkat Kematangannya

Ada lima macam tingkat kematangan steak antara lain rare, medium rare, medium, medium well, dan well done. Kelima macam steak ini memiliki sensasi cita rasa dan aroma yang berbeda-beda. Untuk memasak daging sapi dengan tingkat kematangan tersebut, Anda bisa mengikuti petunjuk waktu di bawah ini :

  • Tingkat kematangan rare membutuhkan waktu memasak selama 2 menit 30 detik setiap sisi potongan daging.
  • Tingkat kematangan medium rare membutuhkan waktu memasak selama 3 menit 30 detik setiap sisi potongan daging.
  • Tingkat kematangan medium membutuhkan waktu memasak selama 4 menit setiap sisi potongan daging.
  • Tingkat kematangan medium well membutuhkan waktu memasak selama 5 menit setiap sisi potongan daging.
  • Tingkat kematangan well done membutuhkan waktu memasak selama 6 menit setiap sisi potongan daging.

Tips 8. Dinginkan Sebentar Saja

Steak daging sapi yang telah matang tidak boleh langsung dimakan. Setidaknya Anda perlu menunggu suhunya menurun sedikit terlebih dahulu selama 1-2 menit. Hal ini dimaksudkan untuk mempertahankan kandungan juicy yang ada di dalam daging supaya tidak terciprat keluar. Dengan begini, ketika Anda mengiris potongan steak tersebut, juicy akan meleleh dengan lembutnya. Alhasil rasa steak tersebut pun menjadi lebih gurih dan tidak garing.