Cara Naik KRL di Jakarta dan Sekitarnya

Jakarta selalu menawarkan sejuta pesona bagi para pelancong yang akan mengunjunginya. Maklum saja karena Jakarta merupakan ibukota Negara Indonesia sehingga ada banyak sekali fasilitas menarik yang hanya dimiliki oleh daerah ini. Salah satunya yaitu KRL (Kereta Rel Listrik) atau Commuter Line. Naik kereta api mungkin sudah biasa. Tapi bagaimana dengan KRL? Pasti Anda akan mendapatkan pengalaman baru yang belum pernah dialami sebelumnya.

KRL di Jakarta melayani rute perjalanan di Kota Jakarta dan sekitarnya meliputi Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Kelebihan dari alat transportasi ini adalah waktu perjalanannya lebih cepat daripada angkutan umum yang lain, suasana di dalamnya jauh lebih nyaman dan aman, desain interiornya sangat modern, serta tentu saja bebas macet. Selain itu, harga tiket KRL murah banget kok. Dijamin Anda tak akan kecewa naik KRL meski sekadar mencobanya saja.

cara-naik-krl.jpg

Buat Anda yang baru pertama kali naik KRL dan belum tahu caranya, kami bagikan step by step panduan langkah-langkahnya berikut ini!

  1. Cek Rute Perjalanan KRL

Awas, jangan sampai Anda tersesat di jalan karena tidak tahu KRL yang ditumpangi menuju ke daerah mana. Walaupun ini merupakan pengalaman pertama Anda naik KRL tetapi jangan sampai menjadi pengalaman yang tidak menyenangkan. Anda harus tahu ke mana KRL tersebut akan pergi. Anda tidak perlu bertanya tentang ini kepada petugas. Cukup cari saja peta perjalanan KRL yang banyak terdapat di stasiun, lalu cari kereta yang sesuai tujuan Anda.

  1. Beli Tiket KRL yang Sesuai

Beda dengan kereta biasa yang tiketnya masih berbentuk fisik, tiket KRL ini memiliki bentuk berupa tiket elektronik. Ada 2 jenis tiket yang bisa Anda pilih yaitu THB (Tiket Harian Berjaminan) dan KMT (Kartu Multi Trip). Pilihlah THB jika Anda hanya berniat melakukan sekali perjalanan. Harganya yaitu Rp 10.000 untuk kartunya ditambah tarif perjalanan dari rute yang dipilih. Setelah tiba di stasiun tujuan, jangan lupa kembalikan kartu ini di loket maka Anda mendapatkan cash back Rp 10.000. Sedangkan KMT ialah kartu yang dapat digunakan secara berulang-ulang.

  1. Pindai Tiket Elektronik untuk Masuk

Setelah Anda berhasil mendapatkan tiket elektronik, selanjutnya pergilah menuju ke peron. Untuk membuka pintu masuk peron, Anda perlu memindai tiket elektronik tadi dengan cara menempelkannya di alat pemindai yang ada sampai pintu masuk peron terbuka. Kemudian Anda memasuki area peron untuk menunggu kedatangan kereta. Berdirilah di belakang garis kuning saat menunggu kereta agar Anda tetap aman.

  1. Silakan Masuk ke Dalam Kereta

Sistem pemesanan kereta KRL ini berbeda dari kereta biasa. Jikalau di kereta biasa kita bisa memesan lokasi tempat duduk, namun untuk kereta KRL ini tidak demikian. Jadi Anda bebas mau duduk di kursi mana. Di sini Anda mungkin harus berebut dengan penumpang lain untuk mendapatkan tempat duduk. Mohon diingat dengan baik, gerbong kereta pertama dan terakhir adalah gerbong khusus untuk wanita dan anak-anak. Di setiap gerbong terdapat kursi prioritas yang hanya boleh diduduki oleh wanita yang sedang hamil, wanita dengan anak, lansia, dan penyandang disabilitas.

  1. Setelah Tiba di Stasiun Tujuan

Nikmati suasana perjalanan Anda selama berada di dalam kereta Commuter Line. Walau Anda gagal mendapatkan tempat duduk sekalipun karena naik KRL saat waktu sibuk. Suasana di dalam KRL tentu berbeda dari kereta biasa. Bahkan pengaturan tempat duduknya pun tidak sama. Setelah tiba di stasiun tujuan, Anda bisa memindai tiket elektronik sekali lagi untuk keluar dari peron. Khusus bagi pengguna THB, jangan lupa serahkan kembali tiket elektronik tersebut kepada petugas sehingga Anda nantinya akan mendapatkan uang pengembalian sejumlah Rp 10.000.